Dinilai Tebang Pilih, Penegak Hukum di Kecamatan Dringu Didemo

portalbromo.com – Mengamati kinerja kepolisian seakan menjadi hal yang tak ada habisnya untuk di perbincangkan.

Usia viral skala nasional kasus Djoko Candra yang melibatkan oknum seragam coklat dalam tindak kriminalnya, kini ramai di Kepolisian Sektor ( Polsek ) Dringu didemo warga.

Di nilai kurang profesional, sejumlah warga asal desa Sumbersuko kecamatan Dringu, kabupaten Probolinggo menggandeng LSM Paskal meluruk mapolsek Dringu, Kamis (23/7).

Bermula dari penangkapan yang dilakukan petugas polsek Dringu pada terduga pencurian Paranet ( jaring penahan sinar matahari untuk tanaman bawang merah ) Zainal (45) warga Sumbersuko.

Sejumlah pihak menilai polsek Dringu diduga melakukan intervensi dalam menjalankan tugas, pasalnya polsek hanya berkutat pada kasus pencurian 363 KUHP namun tidak pada pasal 480 KUHP tentang penadahan barang hasil curian.

“Kasus pencurian Paranet sering terjadi di Kecamatan Dringu, dari sekian kasus baru kali ini polsek Dringu bisa mengungkap, sebenarnya kami sangat mengapresiasi kerja polsek, namun sayangnya ini seakan ada yang tidak beres, harusnya penadah juga sudah ditangkap” ujar sala satu peserta aksi wanti-wanti untuk tidak disebutkan namanya.

Sulyani (35) istri terduga pelaku mengatakan suaminya ditangkap di sekitaran rumahnya, dan jaring paranet sudah di Polsek Dringu.

“Swami saya ditangkap di sekitaran rumah, sedangkan barang bukti sudah di polsek, logikanya penadah kan sudah ditangkap juga, tapi ini tidak ada, lalu barang buktinya dapat dari mana”. Kata Sulyani saat aksi.

Sayangnya tuntutan para peserta aksi untuk bertemu dengan Kapolsek tidak terpenuhi. Merasa ridak berhasil, masa mulai berangsur meninggalkan lokasi.

“Akan ada demo susulan yang lebih besar, tidak lagi di Polsek tapi di Polres, sampai masala ini terang benderang” pesan Prapto sala satu orator dalam orasinya.

Hingga berita ini terbit, kapolsek Dringu IPTU Taufiq Nur Hidayat belum bisa dikonfirmasi.

Sekedar di ketahui, aksi pencurian paranet di kecamatan Dringu kerap terjadi, nilai jual yang cukup besar dari barang, membuat para pelaku tergiur untuk melakukan, namun sejauh ini baru kali ini terungkap. (Mr.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Scroll Up