Ketika Rakyat Susah Gegara Virus, Bupati Probolinggo Ter OTT KPK, Dugaan Bancakan Duit Haram

Gambar: timesindonesia

portalbromo.com – Bupati Probolinggo terjaring Operasi Tangkap Tangan ( OTT ) KPK bareng sejumlah orang termasuk suaminya Hasan Aminudin yang merupakan anggota DPR RI, Senin (30/8/2021) dini hari.

Dari berbagai sumber disebutkan, penangkapan tersebut terkait jual beli jabatan di lingkup pemerintah kabupaten Probolinggo.

Beberapa barang dan uang senilai ratusan juta rupiah dibawa KPK dari kediaman pribadi Tantri – Hasan di Jl. Ahmad Yani kota Probolinggo yang juga merupakan Tempat kejadian OTT KPK atas Bupati Probolinggo tersebut.

Namun yang menyedihkan, kasus yang diduga berlatar belakang urusan duit haram itu terjadi di tengah masyarakat sedang susah.

Ditengah pemerintah sedang mengatasi penyebaran virus covid 19, ketika masyarakat dipaksa menutup hidung dan mulut, ditarik kesana kemari, ke kiri ke kanan, namun pengapnya masker tidak menghilangkan indra pencium pejabat dari amisnya aroma uang.

Dampak dari pandemi covid 19 sangat luar biasa, mulai dari kehilangan pekerjaan, anggota keluarga, hingga hilangnya ingatan seseorang.

Sala satu kasus di desa Dringu kabupaten Probolinggo misalnya, seorang anak sebut saja Bolang, harus dikirim ke kota Malang guna menjalani perawatan karena mengalami hilang ingatan ( Gila ) dampak dari seluruh keluarganya yang meninggal karena pandemi ini.

Warga yang berbeda, Surti ( nama samaran ) mulai jarang tampak dirumahnya karena tak tahan kedoran pintu dari para penagih hutang.

Bolang dan Surti adalah gambaran kecil tentang bagaimana keadaan sebenarnya yang dialami rakyat di masa situasi yang sakit ini.

Ditengah upaya menunggu kepastian kapan pandemi ini akan berakhir, tiba-tiba muncul berita heboh.

Sosok yang keputusanya menjadi harapan banyak orang, digelandang lembaga anti korupsi karena diduga menggunakan jabatanya sebagai panggung mengumpulkan uang.

Sontak logika berpikir saya memberontak bertanya, seburuk itukah moral pejabat kabupaten ini ?

Nasi sudah menjadi bubur, saya pikir tanggung jawab tidak hanya pada sang pejabatnya, melainkan juga kepada semua pemilihnya, minimal tanggung jawab moral.

Hingga tulisan ini terbit, Puput Tantriana Sari yang tak lain adalah bupati Probolinggo telah tiba di Gedung KPK Jakarta, bersama suami yang merupakan anggota DPR RI Fraksi Nasdem, serta beberapa kroninya menjalani pemeriksaan atas dugaan jual beli jabatan di lingkup pemerintah kabupaten Probolinggo.(*)

14 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Scroll Up