banner77
tekno  

YouTube Anggarkan Rp.359 Miliar untuk Menangani Hoaks dan Teori Konspirasi

TEKNO, portalbromo.com – YouTube telah mengumumkan sejumlah kebijakan baru untuk menghambat persebaran konten teori konspirasi dan berita hoaks di platform mereka. YouTube juga menjalin kerja sama dengan Google News Initiative dalam mendukung kinerja jurnalis dan penerbit.

Menurut YouTube, mereka telah menganggarkan sekitar US$25 juta (sekitar Rp359 miliar) melalui Google News Initiative untuk membangun tim penasihat mengenai kebijakan konten yang akan berisi berbagai organisasi dan ahli media. Tim tersebut sejauh ini telah beranggotakan beberapa organisasi seperti Vox Media, Jovem Pan, dan India Today.

Selain itu, YouTube juga berencana mulai mencantumkan konteks dari sumber terverifikasi dalam hasil pencarian mengenai topik yang ramai dibicarakan. YouTube juga akan mengekspansi fitur Top News dan Breaking News yang kini telah beroperasi dalam tujuh belas negara di dunia, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Prancis, India, dan Meksiko.

Untuk menangani teori konspirasi, YouTube akan mulai mencantumkan informasi dari sumber pihak ketiga seperti Wikipedia dan Encyclopedia Britannica dalam beberapa video dan halaman hasil pencarian. Menurut YouTube, langkah tersebut akan diaplikasikan dalam video mengenai topik yang kerap dilanda misinformasi, seperti serangan teroris atau misi pendaratan bulan.(wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.