Kehidupan Masa Kecil Yang Pahit, Jadi Alasan Reno Handoyo Konsisten Bantu Korban Banjir Dringu

Portalbromo.com – Dasar Kehidupan di masa kecil hingga dewasa yang getir jadi alasan Reno Handoyo konsisten perjuangkan kepentingan rakyat kecil.

Reno Handoyo yang kerap disapa dengan sebutan Mas Reno itu kini telah menjadi harapan banyak orang. Berprofesi sebagai politikus dan sukses duduk sebagai wakil rakyat di DPRD kabupaten Probolinggo bukan ujuk-ujuk datang begitu saja.

Jalan hidupnya sebagai anak yatim di usia bangku sekolah sempat sebagai tulang punggung keluarga. Demi menyambung hidup keluarganya yang jauh dari kata cukup, Menjadi loper koran hingga pahitnya sebagai pengamen jalanan pernah dirasakanya.

Singkat cerita, berawal sebagai sopir salah satu anggota DPRD beberapa tahun lalu, pria yang juga pernah nyantri di salah satu pondok pesantren di kabupaten Probolinggo itu mulai mengenal kehidupan politik.

Dalam waktu lama , ayah dari tiga anak itu juga sempat magang sebagai tenaga honorer di kantor sekretariat DPRD kabupaten Probolinggo , hingga akhirnya memutuskan terjun ke dunia politik.

Pribadinya yang dikenal sebagai sosok yang lumer dalam sosial berbuah terpilihnya sebagai anggota DPRD kabupaten Probolinggo periode 2019-2024 dari daerah pemilihan satu kabupaten Probolinggo ( Krejengan- Pajarakan-Gending-Dringu).

Namun sosok rendah hati serta teladan kepribadian yang baik tidak pernah lekang oleh predikatnya sebagai wakil rakyat.

Eksistensi Reno di Bencana Banjir Dringu

Sifat tidak membanding-bandingkan apa yang dimilikinya dengan apa yang dimiliki oleh orang lain menjadikan dirinya bak Maskot dalam beberapa kali bencana banjir yang melanda sejumlah desa di kecamatan Dringu.

Tidak ada hari tanpa kehadiranya dilokasi terdampak, kendati memiliki keterbatasan dalam banyak hal, namun keputusanya berjibaku bareng masyarakat korban banjir seakan menghapus opini seorang politikus yang hidup dalam pilihan, habis manis sepah dibuang.

Baju merah Rima Wijayanti ( Istri Reno Handoyo ) saat memberikan bantuan korban banjir Dringu

“Lo Pak Reno lagi datang ” ucap Sri Murni ( 52) sala satu warga Dringu saat melihat kehadiran Reno di tengah sibuknya membersihkan rumah penuh lumpur sisa banjir ( 10/3).

Sekedar diketahui, beberapa kali banjir dengan ketinggian 1.5 meter melanda sejumlah desa di kecamatan Dringu.

Rabu (10/3/2021) untuk kali ke empat banjir kiriman dari dataran tinggi di wilayah kabupaten Probolinggo kembali menggenangi rumah warga

Belum ada korban jiwa namun sejulah bangunan tembok dan rumah rumah milik warga dilaporkan roboh akibat derasnya arus dari sungai kedunggaleng.(mr)

3 Comments

  1. Very good blog you have here but I was curious if you knew of any community forums that cover the same topics discussed here? I’d really love to be a part of online community where I can get comments from other experienced individuals that share the same interest. If you have any recommendations, please let me know. Appreciate it!|

  2. What’s Happening i am new to this, I stumbled upon this I have found It positively helpful and it has helped me out loads. I hope to contribute & assist other users like its aided me. Good job.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Scroll Up